Terdapat 33 KM Patahan Di Selat Nasik, Bangka Belitung Berpotensi Tsunami

oleh -9.902 views

Pangkalpinang, terbitanbabel.com — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi terjadi gempa dan Tsunami, hal ini karena terdapat patahan sepanjang 33 KM di Selat Nasik, Bangka Belitung.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bangka Belitung, ini sudah disampaikan  dan meminta Badan Metereologi Bandung untuk segera melakukan penelitian.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kepulauan Bangka Belitung Sdr. Aswind yang dikutip Antara pada Kamis 19 Juli 2019 lalu.

“Kita sudah menyampaikan patahan di Selat Nasik ke badan Geologi Bandung, namun hingga saat ini belum ditindak lanjuti,” ucap Aswind.

Menurut Aswind harus diperlukan penelitian dan peralatan yang canggih untuk mengetahui dampak dari adanya patahan Selat Nasik seperti kedalaman patahan, kekuatan gempa yang akan timbul serta tingkat potensi tsunami.

“Hingga saat ini belum ada kajian apakah gempa di Selat Sunda itu terhubung ke Patahan Selat Nasik dan pada 2010 yang lalu sudah pernah disampaikan ke Badan Metereologi Bandung,” tambah Aswind.

Aswind juga menyampaikan untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana gempa akibat patahan di Selat Nasik, BPBD Provinsi akan mendorong terbentuknya BPBD Kabupaten Belitung dan Bangka Selatan.

“Dua Kabupaten ini berhadapan langsung dengan patahan tersebut, sehingga pemerintah lebih memfokuskan penanganan bencana gempa di dua daerah tersebut,” kata Aswind.

Kalau selama ini masyarakat beranggapan Bangka Belitung bebas dari potensi gempa dan tsunami, menurut Aswind anggapan itu salah, karena adanya patahan sepanjang 33 KM di Selat Nasik.

“Selain Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Belitung yang berhadapan langsung dengan patahan tersebut, Kabupaten lain juga tetap terkena dampak patahan tersebut tapi tidak separah di dua kabupaten tersebut,” tutup Aswind.

Sumber : www.Liputan6.com

Redaksi Terbitanbabel(*)
Editor : y41M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *